"Mendiknas perlu perjelas apakah benar WR Supratman, Pahlawan nasional yang menciptakan lagu kebangsaan Indonesia Raya adalah seorang penganut Ahmadiyah," kata Martin kepada detikcom, Selasa (8/3/2011) malam.
Hal tersebut mencuat saat Komisi III DPR mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama puluhan LSM di gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/3). Mereka menyebut bahwa WR Supratman dan Arief Rachman Hakim, Pahlawan Ampera, mahasiswa Universitas Indonesia yang tertembak dan gugur dalam perjuangan Orde Baru tahun 1966 didepan Istana Negara adalah penganut Ahmadiyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
memberi penjelasan agar kita bisa mendapat fakta yang otentik terhadap kebenaran berita ini," imbuh Politisi Gerindra ini.
Sebelumnya Amir Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI), Abdul Basij, mengklaim pencipta lagu tersebut adalah pengikut Ahmadiyah. Karena itulah Ahmadiyah merasa berjasa memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
"Ahmadiyah juga membantu kemerdekaan RI. Pencipta lagu Indonesia Raya juga orang Ahmadiyah," ujar Abdul Basij saat menyampaikan pandangannya di hadapan puluhan anggota Komisi VIII DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/2).
(feb/ape)










































