KNPI Gelar Debat Capres 30 Mei, Mega & Wiranto Tak Bisa Hadir

KNPI Gelar Debat Capres 30 Mei, Mega & Wiranto Tak Bisa Hadir

- detikNews
Kamis, 27 Mei 2004 12:37 WIB
Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) akan menggelar debat capres pada Minggu, 30 Mei lusa. Tiga capres menyatakan bersedia hadir, yakni Susilo Bambang Yudhoyono, Amien Rais, dan Hamzah Haz. Sedang Megawati dan Wiranto tak bisa hadir.Menurut Ketua umum DPP KNPI Idrus Marham, Mega tidak bisa hadir karena merasa sudah cukup berdialog dengan peserta Rakernas KNPI. Sedang Wiranto tak bisa hadir karena ada acara lain dengan Gus Dur di Surabaya."Ibu Mega bilang sudah cukup. Tadi sudah berdialog," kata Idrus Marham mengutip pernyataan Mega saat membuka Rakernas II KNPI di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta, Kamis (27/5/2004).Sementara SBY, menurut Idrus Marham, sudah lama menyatakan kesediaan. "Pak Amien sudah firm, sedang Hamzah masih menunggu jawaban. Tapi bersedia datang," ujar anggota Komisi II DPR ini.Penyelenggaran debat capres direncakan digelar di Hotel Borobudur, Jakarta. Debat capres ini dipandang perlu oleh KNPI untuk mengetahui kapabilitas, visi dan misi, sekaligus memberikan pencerahan bagi peserta yang hadir. "Acara ini dihadiri seluruh organisasi pemuda se-Indonesia," kata Idrus.Sementara pada sambutannya, Idrus menyatakan masyarakat harus mendukung capres yang berkualitas melalui proses pemilu. KNPI akan mengharapkan masyarakat memilih presiden dan wapres yang bisa mengeluarkan bangsa ini dari krisis, serta menentukan format kehidupan yang lebih kokoh.Menurut Idrus, pemilu harus berpihak pada kepentingan bangsa, bukan kepentingan partai atau kekuasan sesaat. Oleh karena itu KNPI berpendapat syarat mutlak yang harus disampaikan dan dijadikan pegangan presiden mendatang adalah kepentingan bangsa, bukan kelompok, partai, pendukung, apalagi tim sukses."Ini penting untuk diwarning. Agar jangan sampai presiden terpilih nanti dirongrong oleh berbagai tuntutan balas jasa atas peran tim sukses, partai, atau kroni. Sebab kalau harus membalas jasa maka balas jasanya kepada rakyat," kata Idrus seraya menegaskan bahwa KNPI tidak mendukung salah satu capres. (gtp/)


Berita Terkait