"Menurut keterangan saksi, korban mengeluhkan banyak utang. Dan selama ini, mereka disokong oleh orangtuanya," kata Kapolsek Gunung Sindur AKP Oding Sopandi kepada detikcom, Selasa (8/3/2011).
Kedua korban yakni suami bernama Arsad Cin Hai (30) dan istrinya Lai Vera (29). Keduanya ditemukan tewas tergantung di dalam kamar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka hanya berdua di situ bersama anaknya berusia 3 tahun," katanya.
Polisi juga menerjunkan anjing pelacak untuk mengendus jejak lain selain kedua korban. Namun, setelah dua jam mengelilingi rumah korban, anjing pelacak tidak bergerak keluar rumah.
"Artinya tidak ada yang keluar dari rumah itu," katanya.
Korban ditemukan pertama kali oleh ketiga karyawannya yang hendak masuk kerja. Namun mereka kaget karena toko belum buka.
"Mereka kemudian mendobrak pintunya," katanya.
Setelah berhasil masuk ke dalam toko, ketiganya kaget setelah mendapati dua bosnya tergantung di plafon toko tersebut. Karyawan kemudian melaporkan kepada Ketua RT dan lalu diteruskan ke pihak kepolisian.
Polisi yang datang ke lokasi lalu melakukan olah TKP. Di lokasi, polisi menemukan barang bukti berupa tali tambang dan sendal.
Kedua korban diduga melakukan aksi bunuh diri sekitar pukul 07.30 WIB. "Karena sekitar pukul 07.00 WIB, suaminya sempat beli roti ke warung," tutupnya.
(mei/ape)











































