Jalintim Riau menuju ke Sumatera Utara merupakan jalur lalu lintas terpadat. Sebab, Jalintim ini juga menghubungkan ke sejumlah kabupaten lainnya yang ada di Riau. Di jalur itu, sejumlah SPBU banyak yang tutup. Ini dikarenakan, stok BBM jenis premium sering datang terlambat tanpa ada penjelasan dari pihak Pertamina.
Menurut Refri, Ketua (Forum Komunikasi Perkerja Sosial Masyarakat) FKPSM kepada detikcom, Selasa (8/03/2011), kelangkaan BBM sudah dirasakan sejak kemarin. Hari ini, lima SPBU di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau kehabisan stok premium.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Akibatnya, kalau ada pengisian BBM dari Pertamina, warga langsung menyerbu di SPBU. Karena memang tidak semua SPBU dapat menyediakan premium selama 24 jam. Ini sudah kami rasakan dalam hitungan dua hari terakhir ini,” kata Refri.
Kondisi diperparah lagi banyaknya kendaraan truk kontraktor PT Caltex yang justru mengisi BBM di SPBU yang notabenenya bersubsidi. Seharusnya mobil perusahaan kontraktor Caltex ini tidak diperbolehkan mengisi BBM yang bersubsidi.
“Ini belum lagi pihak SPBU yang meladeni pembelian jerigen dalam ukuran skala besar. Bayangkan saja agen minyak eceran bisa membeli premium dengan membawa 10 jerigen dengan isi 30 liter setiap jerigen,” imbuh Refri.
Kondisi pembelian lewat jerigen ini, saban hari terus berlangsung. Namun sejauh ini tidak ada tindakan tegas dari pihak aparat keamanan. “Kalau membeli lewat jerigen isinya hanya 5 liter, mungkin hal yang biasa. Tapi kalau membelinya sudah pakai angkutan mobil dengan membawa sampai ratusan liter, ini yang harus ditertibkan Pertamina maupun aparat keamanan,” kara Refri.
Banyaknya stok premium yang kosong di sejumlah SPBU di Jalintim ini, membuat masyarakat juga khawatir untuk melakukan perjalanan ke luar kota. Dengan kondisi BBM premium yang sering langka, banyak masyarakat mengurungkan niat untuk berpergian ke luar kota dari Pekanbaru.
“Sekarang ini mau pergi ke luar kota saja kita khawatir, jangan-jangan sampai di tengah jalan, kita tidak dapat mengisi premium. Siapa yang bisa menjamin saat ini di sejumlah SPBU tersedia premium. Di mana-mana terjadi kelangkaan BBM,” kata Johar Saputra seorang warga Pekanbaru.
Sementara itu, Kapolres Kampar, AKBP MZ Muttaqien kepada detikcom, mengungkapkan kelangkaan BBM di daerahnya mulai berkurang. Hari ini, sejumlah SPBU telah menyedaikan premium.
“Kemarin di tempat kita juga sempat terjadi kelangkaan, hampir di setiap SPBU stok premium habis. Namun hari ini pantauan kita di lapangan, persedian premium mulai lancar, walau masih ada beberapa SPBU yang kehabisan stok. Namun kondisinya jauh lebih baik ketimbang sebelumnya,” ungkap Muttaqien.
(cha/ape)










































