Menurut Khadafi, jumlah korban jiwa paling banyak 150 hingga 200 orang.
"Paling banyak ada 150 hingga 200 orang yang tewas. Orang-orang harus datang ke sini dan melihat bagaimana berapa banyak orang yang telah tewas," ujar Khadafi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pengadilan kejahatan internasional, International Criminal Court (ICC) telah mengingatkan bahwa Khadafi, putra-putranya dan orang-orang terdekat mereka bisa dimintai tanggung jawab atas kejahatan yang dilakukan pasukan keamanan mereka.
Penuntut ICC menyatakan, pengadilan tersebut akan mulai melakukan investigasi atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan di Libya sejak 15 Februari lalu.
Para demonstran antipemerintah hingga kini terus menuntut pengunduran diri Khadafi. Namun Khadafi bersikeras bahwa dirinya tidak akan mundur. Khadafi bahkan bertekad akan menghancurkan upaya-upaya untuk menjatuhkan kekuasaannya.
(ita/nrl)










































