Rusia Tolak Intervensi Militer di Libya

Rusia Tolak Intervensi Militer di Libya

- detikNews
Selasa, 08 Mar 2011 09:59 WIB
Rusia Tolak Intervensi Militer di Libya
Moskow - Pemerintah Amerika Serikat dan negara-negara sekutu tengah mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk opsi militer terkait krisis di Libya. Namun pemerintah Rusia menolak setiap bentuk intervensi militer di Libya.

"Kami tidak menganggap intervensi asing dan khususnya intervensi militer sebagai cara untuk menyelesaikan krisis di Libya, ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov.

"Rakyat Libya harus menyelesaikan sendiri masalah mereka," tegasnya seperti dikutip media Press TV, Selasa (8/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua senator senior AS, John McCain dan John Kerry telah mendesak Presiden Barack Obama untuk menerapkan zona larangan terbang atas Libya guna membatasi kemampuan pasukan Khadafi melancarkan serangan atas para demonstran antipemerintah.

Sementara Inggris dan Prancis saat ini tengah membuat draf resolusi PBB guna mendorong penerapan zona larangan terbang atas Libya. Menurut seorang diplomat Barat, draf resolusi tersebut akan diajukan ke Dewan Keamanan PBB pekan ini.

Dewan Keamanan PBB sebelumnya telah mengeluarkan resolusi mengenai serangkaian sanksi terhadap rezim Khadafi dan memerintahkan investigasi atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan rezim Khadafi.

Presiden Obama juga telah menegaskan bahwa opsi militer oleh pasukan NATO merupakan satu di antara berbagai opsi yang tengah dipertimbangkan terkait krisis di Libya.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads