"Saya menilai ada dua alasan mengapa SBY tidak berani mengeluarkan PKS dan Golkar dari Setgab. Salah satunya, SBY takut terkena hukum karma," ujar Direktur Lingkar Madani, (Lima) Ray Rangkuti saat berbincang dengan detikcom, Senin (7/3/2011) malam.
Menurut Ray, keberhasilan SBY memimpin Demokrat saat ini karena pernah dipecat oleh Megawati tahun 2004 lalu. Semenjak itu, lanjut Ray nama SBY semakin berkibar dengan politik pencitraan sebagai orang yang tertindas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan kedua SBY tidak segera mendepak Golkar dan PKS dari koalisi adalah ketakutan adanya basis perlawanan anti SBY atau pemerintah yang lebih besar. Selama ini PDIP, Gerindra dan Hanura dianggap sebagai partai oposisi, dengan bergabungnya Golkar dan PKS maka kekuatan oposisi akan semakin besar.
"Makanya SBY tidak segera mendepak Golkar dan PKS sebelum menemukan penggantinya, karena tanpa pengganti berarti basis perlawanan kepada SBY akan semakin besar," imbuhnya.
(her/fjr)










































