Nasib Golkar di Setgab Berada di Tangan PDIP

Nasib Golkar di Setgab Berada di Tangan PDIP

- detikNews
Selasa, 08 Mar 2011 05:08 WIB
Jakarta - Pendekatan intensif SBY-PD ke PDIP jelang reshuffle kabinet dan penataan ulang keanggotaan Setgab Koalisi, membuat cemburu Partai Golkar. Buktinya adalah pidato Aburizal Bakrie yang meski keras tapi sebenarnya berharap tak didepak dari Setgab Koalisi.

Demikian analisa Burhanudin Muhtadi mengenai materi orasi politik Ketum DPP Golkar Aburizal Bakrie yang menyebut bahwa Golkar sudah kenyang dalam pemerintahan. Pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) itu dihubungi melalui telepon, Senin (7/3/2011).

"Ada kegalauan elit Golkar terhadap manuver SBY-PD terhadap PDIP yang belakangan ini sangat intensif. Pada saat yang sama Golkar tidak diajak bicara sama sekali, mereka merasa harga diri Golkar direndahkan," ujar Muhtadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, sangat sulit bagi para kader Golkar menjauhkan diri mereka dari lingkaran kekuasasan sebagaimana isi pidato Aburizal Bakrie. Padahal itu merupakan konsekuensi politik bila Golkar keluar dari Setgab Koalisi.

"Di ujung pidatonya, Ical masih bilang Golkar masih bersedia jadi bagian koalisi kan? Saya melihatnya pidato Ical lebih untuk menunjukkan harga dirinya dan bahwa Golkar tidak bisa disepelekan," papar Muhtadi.

Sementara pendekatan kepada PDIP yang meski sebelumnya selalu nihil, namun kali ini tidak dapat disepelekan. Faksi yang ingin agar PDIP bergabung ke dalam koalisi semakin besar dan bila pada akhirnya Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri setuju mengikat kerjasama formal bersama Presiden SBY maka pasti Golkar akan didepak dari Setgab Koalisi.

"Jadi sekarang ini nyawa Golkar ada di tangan PDIP," analisa pria berkacamata ini.


(lh/her)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads