"Tidak ada agenda apapun, saya menjadi menteri atau apapun. Saya ingin pemerintahan SBY bisa enak berjalan sampai 2014 dan enaknya didukung dengan chemistry politik yang tepat," kata Ulil saat dikonfirmasi, Senin (7/3/2011).
Chemistry yang dia maksud, yakni koalisi yang ideal tanpa Golkar dan PKS. "Ya kalau tidak enak masa dipaksakan. Kerja bareng harus mempertimbangkan political chemistry," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dipastikan kemungkinan besar PKS akan keluar. Untuk Golkar masih akan menunggu kepastian. Pastinya akan ada perubahan politik signifikan," tuturnya.
Sebelumnya PKS menuding Ketua DPP PD Ulil Abshar Abdalla mempunyai misi tersembunyi terkait pernyataan 4 menteri PKS akan direshuffle. PKS menilai pernyataann Ulil tidak berdasar dan sarat nafsu kekuasaan menjadi menteri.
"Statement Ulil sarat hidden agenda. Dia memastikan empat menteri PKS siap diganti itu tidak berdasar. Ulil menyimpan ambisi menjadi menteri dari posisi yang ditinggalkan," ujar Wakil Ketua Fraksi PKS MPR, Zulkieflimansyah, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan.
Zul menuturkan, komunikasi PKS dengan SBY sebenarnya relatif cair. Karenanya provokasi yang berlebihan dari sesama partai koalisi menjadi kurang baik secara etika politik.
"Padahal jembatan komunikasi PKS dengan Presiden SBY itu masih bisa diperbaiki," tutur Zul.
(ndr/her)










































