Maradona Hilang Tergulung Ombak di Bali, 2 Temannya Tewas

Maradona Hilang Tergulung Ombak di Bali, 2 Temannya Tewas

- detikNews
Senin, 07 Mar 2011 19:06 WIB
Jakarta - Delapan pelajar tenggelam terseret arus Pantai Pangyangan, Kabupaten Jembrana, Bali. Dari tragedi ini, dua orang tewas, sedangkan Maradona dan dua rekannya yang hilang masih dalam pencarian.

Para korban adalah pelajar dari Desa Busungbiu, Kabupaten, Buleleng. Mereka tenggelam saat mandi di Pantai Pangyangan, pukul 17.20 Wita, Minggu (6/3/2011).

Korban yang tewas adalah Putu Abdi (18) dan Rizki Candra (16). Sedangkan korban lainnaya, yaitu Komang Maradona (18) bersama dua rekannnya, Gede Putu Juli Ardika (17), dan Agung Gede Krisyudiarta (18) belum ditemukan hingga saat ini. Beruntung, tiga pelajar lainnya berhasil diselamatkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolres Jembrana AKBP Irfing Jaya mengatakan, delapan pelajar asal Buleleng berekreasi mandi di pantai usai merayakan Hari Raya Nyepi. Mereka menikmati panorama kemudian berenang di pantai.

"Setelah berjalan-jalan menikmati pemandangan pantai, mereka lalu terjun ke laut untuk mandi. Warga sudah mengingatkan agar tidak mandi karena ombak saat itu sedang tinggi, tapi tidak diindahkan," kata Irping, Senin (7/3/2011).

Saat asik berenang dan menikmati ombak, tiba-tiba gulungan ombak besar menggulung para korban. Mereka pun tenggelam digulung ombak.

Nelayan dan warga yang ada di lokasi kejadian langsung memberikan pertolongan. Tiga pelajar berhasil diselamatkan, yakni Ketut Sumadiana (19), Gede Sudarmawan (18), dan
Komang Agus Setiawan (15).

Namun, lima rekannya yang lain lenyap ditelan gulungan ombak. Setelah pencarian, dua
korban berhasil ditemukan dalam kondisi tewas, sedangkan tiga korban lagi belum
ditemukan. Pencarian dihentikan terhalang oleh ombak besar dan suasana gelap di
lokasi.

Kapolsek Pekutatan AKP Putu Adhi Putra mengatakan, pencarian kembali dilanjutkan
Senin pagi (7/3/2011). Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari Brimob Polda Bali
dan Badan SAR Nasional. Namun hingga sore ini para korban yang hilang belum ditemukan.

(gds/ken)


Berita Terkait