Lanud Hasanuddin: Penumpang Pesawat Pakistan Bukan Tentara

Lanud Hasanuddin: Penumpang Pesawat Pakistan Bukan Tentara

- detikNews
Senin, 07 Mar 2011 17:35 WIB
Jakarta - Pesawat berbendera Pakistan yang dipaksa mendarat di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, mengangkut 54 penumpang. Seluruh penumpang adalah masyarakat sipil biasa, bukan tentara.

"Penumpangnya bukan tentara, masyarakat sipil biasa," kata Kepala Penerangan Lanud Hasanuddin Letkol Nairiza saat berbincang dengan detikcom, Senin (7/3/2011).

Nairiza mengatakan, pesawat yang tidak memiliki izin itu terbang dari Dili, Timor Leste menuju Malaysia. Pesawat mendarat di Lanud Sultan Hasanuddin pukul 13.45 Wita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah didampingi, kalau mobil ya dipepet, pesawat diminta turun oleh Sukoi, pesawat lalu turun," kata Nairiza.

Nairiza mengatakan, saat ini pesawat masih ditahan di Lanud Sultan Hassanuddin. Sementara pilot dan sejumlah kru masih diperiksa. Seluruh penumpang tidak boleh keluar dari pesawat.

"Masih dalam interogasi. Kita lihat dulu hasil interogasinya apa," kata Nairiza.

Sebelumnya, pesawat dengan rute Dili-Kuala Lumpur ini dikejar 2 pesawat Sukhoi TNI AU. Pesawat ini sudah terpantau radar bandara sejak pukul 12.35 Wita.

Pesawat ini dipaksa mendarat, karena tidak memiliki izin masuk ke wilayah Indonesia. Pesawat baru bisa terbang setelah mengantongi surat izin.

(ken/nrl)


Berita Terkait