Banjir Rendam 590 Rumah di Sumbawa

Banjir Rendam 590 Rumah di Sumbawa

- detikNews
Senin, 07 Mar 2011 17:07 WIB
Mataram - Banjir merendam sedikitnya 590 rumah di Kecamatan Plampang dan Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa. Ketinggian air mencapai dua meter dan ribuan orang mengungsi.

Pada Senin (7/3/2011), air masih setinggi dua meter pada dini hari tadi. Tiga petugas penyelamat dari Tagana Dinas Sosial NTB terluka, namun dilaporkan tak ada korban jiwa.

Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Muer dan Sungai Kolong yang membelah dua kecamatan itu. Sepanjang Minggu siang hingga malam, Sumbawa diguyur hujan lebat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) NTB Husnuddin di Mataram mengatakan, siang ini air sudah mulai surut. "Lima petugas kami sudah sampai di lokasi bencana dengan membawa bantuan," ujarnya.

Bantuan yang sudah sampai kata dia, adalah perahu karet, tenda, selimut dan makanan instan. Warga yang rumahnya terendam mengungsi di tempat ibadah dan rumah keluarga yang tak tergenang.

Selain merendam rumah, BPPD mencatat tujuh rumah roboh dan satu rumah hanyut. Banjir juga merendam empat sekolah dasar dan empat masjid. Selain itu, banjir juga merusak 116 hektar tanaman padi yang siap panen.

Sembilan ton cadangan beras pemerintah yang disimpan di gudang Dinas Sosial setempat juga rusak, karena genangan air. Beras itu tadinya untuk membantu korban bencana.

Satu jembatan yang menghubungkan dua kecamatan juga ambrol. Akibatnya lalu lintas dua kecamatan kini terganggu.

"Alat berat kita kini sedang membersihkan puing-puing yang memutus arus lalu lintas," kata Husnuddin.

Sementara itu, bantuan makanan pokok kini tengah dalam perjalanan mencapai para korban. Gubernur NTB Zainul Majdi telah memerintahkan cadangan beras pemerintah dikeluarkan untuk membantu para korban.

(fay/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads