Kasus Macet di KPK Sebagian Berhubungan dengan Demokrat?

Kasus Macet di KPK Sebagian Berhubungan dengan Demokrat?

- detikNews
Senin, 07 Mar 2011 17:00 WIB
Kasus Macet di KPK Sebagian Berhubungan dengan Demokrat?
Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat sedikitnya ada tujuh kasus yang masih macet dan berlarut-larut di KPK. Sebagian di antaranya berhubungan dengan politisi Demokrat.

"Ada misalnya kasus dugaan suap dana stimulus pembangunan dermaga dan bandara di
Indonesia Timur, yang diduga melibatkan Jhonny Allen (Waketum Demokrat," kata peneliti ICW Adnan Topan Husodo saat jumpa pers di kantornya, Jl Kalibata Raya,
Senin (7/3/2011).

Adnan juga mengungkapkan kasus lain yang berhubungan dengan politisi Demokrat yakni pengadaan di Depsos. Nama anggota FPD Amrun Daulay disebut-sebut terlibat dalam kasus yang juga menyeret mantan Mensos Bachtiar Chamsyah ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tidak jelas kasusnya. Kepala daerah yang melibatkan partai Demokrat juga. KPK seperti gamang dalam mengambil keputusan," sambungnya.

Lebih jauh, Adnan juga menyoroti beberapa kasus lain yang saat ini masih lambat penanganannya. Jika dibiarkan, kata Adnan, hal ini akan berimbas pada eksistensi KPK sendiri.

"Jika tidak tegas, KPK bisa jadi santapan empuk bagi DPR buat mengancam dengan pemangkasan kewenangan. Targetnya bahkan bisa sampai pembubaran," terangnya.

Berikut 7 kasus yang dinilai masih macet dan berlarut-larut di KPK:

1. Bailout Bank Century
2. Pemberi suap cek pelawat (kasus suap DGS BI)
3. Dugaan suap dana stimulus pembangunan dermaga dan bandara di Indonesia timur
4. Kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran
5. Korupsi sistem CIS-RISI di PLN Jakarta-Tangerang
6. Rekening gendut Polri
7. BLBI

(mad/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini