Bush Tiga Kali Salah Mengucapkan Abu Gharib
Rabu, 26 Mei 2004 15:26 WIB
Jakarta - Ada kejadian menarik saat Presiden AS George W Bush menyampaikan pidatonya, yang khusus memaparkan persoalan masa depan Irak. Dua kali latihan ternyata tidak cukup untuk membuat Bush tidak melakukan kesalahan pengucapan nama.Demikian seperti diberitakan media Australia, Sydney Morning Herald, Rabu (26/5/2004).Dalam pidato yang disiarkan secara nasional itu, Bush mengumumkan rencana untuk menghancurkan penjara Abu Gharib di pinggiran Baghdad, Irak. Penjara inilah yang menjadi sumber skandal penyiksaan tahanan Irak oleh tentara AS."Di bawah kepemimpinan diktator, penjara seperti Abu Gharib merupakan simbol kematian dan penyiksaan," tukas Bush dalam pidatonya di US Army War College, Carlisle, Senin (24/5/2004) waktu setempat.Nah, saat menyebutkan Abu Gharib tersebut, Bush melakukan salah ucap. Kesalahan pengucapan ini bahkan dilakukan Bush sampai tiga kali. Padahal pemimpin negara adidaya itu telah melakukan latihan untuk pidato pentingnya tersebut.Penjara Abu Gharib -- media asing kebanyakan menulisnya sebagai Abu Ghraib -- oleh pembicara bahasa Inggris biasanya dibaca sebagai "abu-grabe". Namun Bush salah menyebutnya dengan "abugah-rayp". Kemudian keluar versi kedua "abu-garon", dan pada usaha ketiga terdengar seperti "abu-garah".Menurut pejabat-pejabat Gedung Putih, Bush telah dua kali berlatih mengucapkan pidatonya tersebut sebelum naik ke pesawat untuk berpidato di Carlisle.
(ita/)











































