"Pernyataan itu tidak produktif. Pernyataan seperti itu mungkin saja dibicarakan di belakang. Tapi kalau disampaikan secara terbuka itu kesalahan politik," ujar Burhan saat dihubungi detikcom, Minggu (6/3/201) malam.
Burhan menilai dengan permintaan menteri tambahan, kesannya Golkar memang sengaja memperjuangkan hak angket hanya untuk menekan SBY agar menambah jatah menteri. Ini bisa membuat masyarakat antipati dan menilai bahwa Golkar memang haus kekuasaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, jika benar jatah Golkar ditambah, maka ini akan menjadi amunisi tambahan PKS untuk menyerang Golkar dan Partai Demokrat. Dengan penambahan jatah kursi Golkar maka kelihatan jelas, PKS memang dikorbankan dalam skenario politik ini.
"PKS nanti yang untung karena PKS akan terus melipatgandakan opini bahwa dia memang dikorbankan," jelasnya.
(rdf/Ari)










































