Menurut data Polda Metro Jaya, tiap pengadilan Ba'asyir membutuhkan pengamanan setidaknya 3.000 personel. Aktifitas ribuan personel tersebut turut menyebabkan lalu lintas tersendat meski para pendukung Ba'asyir telah dilokalisir di area halaman parkir pengadilan.
Pantauan detikcom dalam 3 kali sidang sebelumnya, lalu-lintas kendaraan pengangkut personel polisi untuk menurunkan, memarkir kendaraan dan menaikkan kembali personel menyita hampir satu lajur jalan. Hal itu ditambah dengan kendaraan berat yakni penghalau massa (barracuda), penyemprot massa (water canon), maupun kendaraan rantis lapis baja membuat Jalan Ampera Raya yang sempit terlihat sangat padat.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harusnya memang tidak disini. Jalan dan pengamanan tidak sebanding. Warga yang dikorbankan kena macet," keluh seorang pengendara Yasmin, beberapa waktu lalu.
Seusai sidang, massa pendukung Ba'asyir sering merangsek ke jalan untuk melepas guru mereka meninggalkan pengadilan. Mereka meneriakkan yel-yel dan memegang spanduk dukungan kepada Ba'asyir hingga memakan separuh badan jalan. Kepadatan tersebut ditambah dengan puluhan jurnalis yang juga memadati jalan untuk meliput keramaian tersebut.
Bagi Anda yang ingin menghindari jalan Ampera, dari arah Cilandak dapat melalui Jalan Buncit Raya atau lewat Jl Antasari. Sementara yang dari Arah Kemang dapat belok kiri melewati jalan Pejaten Barat atau belok kiri melalui jalan Madrasah. Kepadatan hingga kemacetan lalu-lintas biasanya berakhir hingga ribuan personel Polri ditarik dari pengadilan menjelang rehat siang pukul 12.00 WIB.
(Ari/rdf)











































