"Setgab bukan dibubarkan tapi diformat ulang," ujar Wakil Sekjen Partai Demokrat (PD) Saan Mustofa dalam Diskusi Publik Politisi Kaum Muda bertajuk 'Setgab: Bubar Gerak, Jalan' di Jl Bumi Asri C-3 kompleks Liga Mas Indah, Perdatam, Jaksel, Minggu (6/3/2011).
Menurut Saan, sikap PD sudah jelas akan melakukan evaluasi dan perombakan koalisi. Koalisi harus diefektifkan supaya memberikan manfaat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akumulasi dari perjalanan koalisi yang sudah 1,5 tahun umurnya. Kita harus pikirkan bagaimana koalisi memberikan manfaat. Kalau koalisi tidak penah efektif bagaimana bisa memberikan manfaat. Sesama koalisi, mendefinisikan koalisi saja beda," terangnya.
Lebih lanjut Saan menjelaskan jika PD akan menerapkan aturan koalisi yang lebih tegas. Koalisi harus disertai dengan konsekuensi dan sanksi yang tegas jika melanggar.
"Kalau pilih koalisi ada konsekuensinya itu sudah tegas. Kita sudah sampaikan ke ketua koalisi, tinggal 2 partai yang belum diajak bicara sampai saat ini," jelasnya tanpa merinci lebih lanjut.
Santer disebut-sebut, 2 partai ini adalah PKS dan Golkar. Sebagai anggota koalisi, mereka terang-terangan mengambil sikap berbeda dalam voting hak angket mafia pajak.
(adi/gun)











































