"Kalau mengeluarkan Golkar (dari Koalisi), saya tidak yakin SBY berani. Yang saya inginkan kita pasang tarif sekarang. Minimal 4 kursilah," kata Indra J Piliang dalam Diskusi Publik Politisi Kaum Muda bertajuk 'Setgab: Bubar Gerak, Jalan' di Jl Bumi Asri C-3 kompleks Liga Mas Indah, Perdatam, Jaksel, Minggu (6/3/2011).
Pria yang menjadi Ketua Departemen Kajian Kebijakan DPP Golkar ini mengatakan adalah SBY dan Boediono yang punya kepentingan lebih besar agar Golkar ada di dalam koalisi. Oleh karena itu menurutnya wajar jika di tengah wacana reshuffle ini, Golkar justru diberi lebih banyak posisi menteri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indra menjamin kalau Golkar tidak akan mengganggu pemerintahan SBY. Golkar ingin pemerintahan SBY bisa berjalan sampai 5 tahun. Kalau sampai SBY dijatuhkan di tengah jalan, tentu dampaknya terhadap negara akan besar.
"Pemerintahan yang jatuh di tengah jalan seperti Gus Dur, itu menimbulkan luka yang dalam," kata Indra.
(fay/lh)
