AS Khawatirkan Serangan Teroris Jelang Pemilihan Presiden
Rabu, 26 Mei 2004 10:03 WIB
Jakarta - Amerika Serikat mengkhawatirkan terjadinya serangan teroris menjelang pemilihan presiden yang akan digelar pada 2 November mendatang. Pejabat-pejabat AS mengatakan, mereka telah menerima laporan intelijen baru yang mengindikasikan rencana teroris untuk melancarkan serangan besar pada AS selama musim panas.Namun informasi intelijen tersebut tidak menyebutkan kapan atau dimana serangan kemungkinan akan terjadi. Demikian dilaporkan media-media AS seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (26/5/2004).Yang paling dikhawatirkan adalah para teroris bisa saja memiliki dan menggunakan senjata kimia, biologi atau radiologi. Ini bisa menimbulkan kerusakan dan korban yang jauh lebih besar daripada bom konvensional.Namun aparat AS telah meningkatkan pengamanan dalam negeri, khususnya sebelum konvensi dua partai besar AS, Republik dan Demokrat. Juga menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Delapan (G8) di Georgia, bulan Juni mendatang.Jaksa Agung AS John Ashcroft dan Direktur FBI Director Robert Mueller dijadwalkan menggelar konferensi pers, Rabu (26/5/2004) waktu setempat untuk menjabarkan upaya intensif oleh aparat penegak hukum, intelijen dan keamanan dalam negeri guna mendeteksi dan menghancurkan setiap plot potensial.
(ita/)











































