Updated
Tabrakan Kereta Api dan Bus di Jember, 7 Orang Tewas
Rabu, 26 Mei 2004 11:25 WIB
Jakarta - Korban tewas akibat tabrakan antara Kereta Api Mutiara tujuan Banyuwangi dengan Bus Akas Asri tujuan Jember, Rabu (27/5/2004) pukul 03.15 WIB bertambah. Sebelumnya korban tewas 6 orang, kini bertambah 7. Selain itu, 18 orang menderita luka-luka dan dilarikan ke RS Dr. Subandi Jember.Lokasi kecelakaan terjadi di Jalan Jember-Banyuwangi, desa Darahan, kec. Sempolan, kab. Jember, Jawa Timur. Diduga penyebab kecelakaan karena kelalaian dari petugas pintu lintasan kereta api, Muhaeri (51)."Penyebabnya karena penjaga pintu lalai untuk menutup palang pintu," ujar Kapolres Jember AKBP Setyo Prihadi, saat dihubungi detikcom, Rabu (27/5/2004) pukul 07.10 WIB.Setyo mengungkapkan dari 6 korban jiwa, 5 orang tewas di tempat dan 1 orang tewas di RS Dr. Subandi Jember. "Korban luka-luka lebih banyak berasal dari bis sebanyak 18 orang sedangkan korban luka dari penumpang kereta api hanya satu yakni masinisnya saja," kata dia. Namun data dari RS menunjukkan korban tewas bertambah 1 jadi total menjadi 7. Identitasnya antara lain Munarso, Suheri dan M.Fain. Sedangkan 4 lainnya belum diketahui, Setyo menambahkan, kondisi lalu lintas sempat terjadi kemacetan sepanjang 1 kilometer akibat kecelakaan ini. "Ketika 4 gerbong kereta api berhasil di tarik ke stasiun Jember pada pukul 06.00 WIB, arus lalu lintas sudah tidak lagi mengalami gangguan. Tapi, lokomotif dan 1 gerbong hingga kini masih ada di TKP," tegasnya.Menurutnya, saat ini aparatnya masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan tersebut. "Yang jelas, penjaga pintu lintasan sudah kami amankan dan sedang diperiksa," demikian AKBP Setyo Prihadi.
(ton/)











































