"Mobil terjebak dalam 1 jalur menuju Jakarta sehingga semua kendaraan harus mematikan mesin mobil karena hampir 2 jam lalu lintas tidak bergerak sama sekali," kata Nilo Tjondro Atmodjo kepada detikcom melalui fasilitas Info Anda, Sabtu (5/3/2011).
Pengguna jalan yang lain, Sutrisno, mengalami hal yang sama. Bersama rombongan yang berasal dari Pulogadung, Jakarta Timurn (Jaktim), ia kini terjebak macet di jalur Puncak-Ciawi, tepatnya di depan Rumah Peristirahatan Bank Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sutrisno, ia meluncur dari Taman Matahari untuk pulang sekitar pukul 17.30 WIB. Akan tetapi, begitu bertemu dengan kemacetan, hingga pukul 20.30 WIB, kendaraannya belum bisa bergerak sama sekali.
"Paling cuma 2 meter tadi," cetusnya.
Karena merasa jenuh, Sutrisno memilih menghabiskan waktu dengan duduk-duduk di luar mobil. "Ya, mau bagaimana lagi. Mending keluar dari mobil istirahat di luar untuk menghilangkan kepenatan," ungkapnya.
Kondisi agar beruntung dialami oleh Hendra. Bersama istrinya, ia kini sudah lepas dari kemacetan dan lalu lintas ke Jakarta tergolong lancar. Namun, ia mengeluhkan tidak adanya petugas yang berjaga di lokasi kemacetan.
"Polisi pada kemana, ya, sampai berhenti begini Puncak-Ciawi?" keluhnya.
(irw/irw)











































