"Mereka mengaku dibayar Rp 300-700 ribu, sebagai uang jasa mengamankan (Nurdin)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharudin Jafar saat dikonfirmasi, Sabtu (5/3/2011).
Insiden kericuhan itu diketahui terjadi pada Jumat (4/3) pukul 16.00 WIB di tempat parkir Kantor KONI. Saat itu puluhan pria dari kelompok tertentu mengejar mobil Toyota Alphard yang dikendarai Andi.
"Mereka mengaku uangnya diberi seorang berinisial E, sekarang sedang kita kejar," tambah Baharudin.
Namun dia belum bisa memastikan apa motif para pelaku menyerang kendaraan Andi dan menyebabkan spion Alphard tersebut rusak. "Kita belum tahu apa sebabnya mereka menyerang, padahal tugasnya mengamankan," tuturnya.
(ndr/ape)











































