Saksi mata mengatakan pasukan yang setia kepada Presiden Libya Muammar Khadafi menyerang pengunjuk rasa dengan mortir dan senapan mesin saat mereka berdemonstrasi di Syuhada Square.Β Seperti dikutip detikcom dari CNN, sedikitnya 15 orang tewas dan 200 lainnya terluka dalam insiden ini.
Kota Zawiya berada di sebelah barat Ibukota Libya, Tripoli. Saat ini pasukan keamanan utusan Presiden Khadafi dilaporkan berusaha menguasai kembali kota yang sempat dikuasai demonstran ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saksi mata menuturkan massa anti-pemerintah bersembunyi di gedung-gedung terlantar di Kota Tripoli. Mereka bersembunyi bersama wartawan yang dilarang meliput di sejumlah titik di kota tersebut.
Bentrokan tersebut telah memacu kerumunan orang untuk meninggalkan Libya. Sementara puluhan ribu orang terus mengungsi meninggalkan Libya melalui jalur Tunisia.
Pasukan pemerintah bersenjata juga mengawasi arus pengungsi di perbatasan Tunisia.
"Kami prihatin bahwa kehadiran pasukan yang seperti mencegah orang meninggalkan Libya," kata Sybella Wilkes, juru bicara Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk urusan pengungsi.
(van/van)











































