"Khusus untuk koruptor kalau perlu ada hukuman sosial, misalnya membersihkan
gereja di hari Minggu, atau masjid di Jumat," tutur Busyro kepada wartawan di
kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (4/3/2011) sore.
Untuk remisi kepada koruptor, Busyro dengan tegas menyebut hal itu tidak pas
untuk diberikan. Pasalnya, mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) ini menilai hal tersebut tidak sesuai dengan pendidikan antikorupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
tau-tau dipotong dan ngejedul methungul (mendadak muncul) keluar begitu saja. Habis itu pesta," tutur Busyro.
"Ini kan menyakitkan. Remisi harus dihapuskan. Dari dulu saya tidak setuju. Untuk kasus korupsi jangan pakai remisi," tegas Busyro.
(fjp/nwk)










































