"Bunyinya (surat) seperti apa, baru bisa disikapi. Sampai detik ini sebelum Jumatan, Golkar belum mendapat surat dari Pak SBY dan belum ada agenda pertemuan Ical dengan SBY," kata Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/3/2011).
Menurut Priyo, tidak ada yang namanya pecah kongsi seperti yang disebut Amien Rais. Yang ada adalah dinamika politik yang biasa. Golkar tidak pernah berpikiran untuk mengganggu pemerintahan SBY dan Boediono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecuali, lanjut Priyo, hak angket mafia pajak akan berujung pada pemakzulan pada pemerintahan SBY-Boediono. "Ingat bahwa hal usul angket diinisiasi Demokrat. Golkar tidak bisa balik badan di tengah jalan," ungkapnya.
Mengenai solidaritas Golkar terhadap PKS jika menterinya direshuffle, Priyo mengaku belum mengambil keputusan mengenai hal itu. Namun Golkar akan tetap solid dengan PKS maupun Demokrat.
"Kita belum berpendapat soal itu, soal solidaritas, kita solider dengan PKS dan Demokrat," jelasnya.
(gus/fay)











































