"Tadi waktu saya antar ke puskesmas, pihak puskesmas menyatakan mereka tidak dikenakan biaya. Tapi itu baru pembicaraan saja," kata Ketua RW 1 Kelurahan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Ilham, kepada wartawan, Jumat (4/3/2011).
Ilham mengatakan, pihaknya akan terus memantau kondisi Inne dan bayinya. "Nanti saya akan minta informasi lebih lanjut soal kondisi Inne," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inne mengaku tidak sanggup mengurus bayi malang itu karena dia masih mahasiswa, belum bekerja. Kekasihnya bernama Erfin, mahasiswa di Ungaran, Jateng.
Inne sempat bersandiwara dengan mengaku menemukan bayi di depan kontrakan tempat dia tinggal. Namun drama itu terungkap saat warga melihat Inne pendarahan.
Bayi seberat 2 kg itu kini dirawat di inkubator karena kedinginan. Saat ini kondisi bayi Inne baik-baik saja. Belasan penelepon ingin mengadopsi bayi itu.
(ken/nrl)











































