Kepala BIN: Manuputty Gencar Provokasi Konflik Ambon di AS
Selasa, 25 Mei 2004 16:45 WIB
Jakarta -
Gembong RMS (Republik Maluku Selatan) Alex Manuputty, buron pemerintah Indonesia sangat gencar melakukan provokasi. "Alex yang kini berada di Amerika Serikat (AS) menebar fitnah dan isu negatif yang berbau SARA," Kata Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Hendropriyono, usai hearing dengan Komisi I di gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa(25/5/2004). "Alex terus menerus menulis surat berisi fitnah ke berbagai pihak ke dalam dan luar negeri seperti di Belanda dan lainnya," kata Hendro. Memanasnya kembali Ambon, yang disertai ledakan bom, disebut Hendro sebagai akibat dari ulah Alex itu.Alex, masih menurut versi Hendro, dengan dibantu pihak asing itu telah membelokkan isu di Ambon menjadi isu SARA. Seolah-olah konflik yang terjadi di Ambon disebabkan adanya perbedaan agama. Pembelokan itu memancing reaksi luas di kalangan masyarakat Ambon. "Kalau tidak ada yang nimbrung masalah Ambon sebenarnya cepat selesai," ujar Hendro. Hendro mengaku, intelijen di bawah komandonya sudah berupaya maksimal untuk memgantisapi kejadian di Ambon. "Tapi karena pentolannya di luar negeri mau diantisipasi gimana," keluh dia.Lebih lanjut, Hendro menjelaskan, tujuan Alex yang dibantu pihak asing ini adalah untuk menjadikan kasus Ambon sebagai masalah international. Strateginya, Alex menimbulkan kesan seolah-olah RMS lahir akibat konflik horizontal yang menyebabkan jatuhnya banyak korban. "Padahal tidak. Yang terjadi di Ambon itu adalah gerakan separatisme," tandas Hendro.
(dsb/)










































