Eks Transmigran Timtim Dirikan Tenda di Lapangan Renon

Eks Transmigran Timtim Dirikan Tenda di Lapangan Renon

- detikNews
Selasa, 25 Mei 2004 15:12 WIB
Denpasar - Setelah semalam menginap, ratusan warga eks transmigran Timtim mendirikan tenda di Lapangan Renon Denpasar. Mereka pun mendapat warning dari petugas.Sekitar 300 KK warga eks transmigran Timtim masih tertahan di Lapangan Miti Mandala Renon Denpasar, Selasa (25/5/2004). Pada Senin 24 Mei 2004, 688 KK menginap. Rencananya mereka akan menginap selama 1 minggu.Aksi itu dilakukan untuk menunut ganti rugi Rp 50 juta per KK atas kekayaan yang mereka tinggalkan di Timtim pasca jajak pendapat pada tahun 1999."Tenda didirikan karena kami kehujanan saat menginap semalam di sini," kata salah seorang perwakilan warga Komang Sakrana Budi yang ditemui di Lapangan Renon. Tampak sudah ada 4 tenda yang didirikan. Dituturkan dia, warga telah mengirim surat pemberitahuan ke Poltabes Denpasar mengenai pemasangan tenda. Isi surat antara lain penyampaian aspirasi, dan rencana melaksanakan kemah di Lapangan Renon yang berada di depan Kantor Gubernur Bali mulai 25 Mei 2004 sampai mendapat keputusan yang jelas dari gubernur."Atas permintaan itu, kami telah mendapat warning dari Poltabes untuk tidak mengganggu jalan dan tidak menutup jalan keluar-masuk lapangan," kata Sakrana."Atas dasar itu lah kami yakin tidak akan ada (petugas) yang bisa menurunkan tenda. Justru akan kami tambah. Dalam waktu dua-tiga hari mendatang, semua warga eks transmigran Timtim bisa berkumpul di sini," katanya.Pada hari kedua aksi tersebut, Gubernur Bali Dewa Made Beratha belum menemui warga. Warga tadi didatangi petugas Trantib Kota Denpasar. Mereka menyarankan warga tidak mengganggu ketertiban dan kenyamanan lokasi."Kami belum berani represif. Kalau sudah ada perintah, sebagai anak buah, terpaksa kami lakukan," kata Kasubdin Ketertiban Fasilitas Sosial Trantib Kota Denpasar Nyoman Brandi di Lapangan Renon. (sss/)


Berita Terkait