"Kami bersyukur tidak ada satu pun anggota kami. Dari 151 perusahaan itu," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bambang Soesatyo saat acara Seminar 'Kepastian Hukum dan Pemberantasan Korupsi Dalam Membangun Kenyamanan Berusaha dan Meningkatkan Investasi di Indonesia di Era Perdagangan Bebas'.
Hal itu disampaikan Bambang di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (4/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait gayus juga, ada pandangan pengusaha ini pengemplang pajak," imbuh politikus Golkar ini.
Bambang berharap, penegak hukum bertindak tegas terhadap setiap pelanggar hukum termasuk membongkar mafia pajak. Karena terkait masalah pajak, pengusaha sering dijadikan korban.
"Kalau petugas pajak jujur tidak memberikan peluang atau janji. Saya yakin pengusaha tidak akan macam-macam," tandasnya.
Sejauh ini, Tim Penyidik Mafia Pajak yang terdiri Polri, KPK, PPNS Ditjen Pajak sedang memfokuskan 14 perusahaan terkait Gayus Tambunan. 14 perusahaan tersebut diprioritaskan penelitiannya dari 151 perusahaan 'pasien' Gayus.
(ape/nrl)










































