KPU Lecehkan Demokrasi

Tim Pembela Gus Dur:

KPU Lecehkan Demokrasi

- detikNews
Selasa, 25 Mei 2004 14:26 WIB
Jakarta - Pertemuan segitiga antara KPU, Panwaslu dan Gus Dur batal karena KPU sebagai pihak 'tergugat' " tidak mau hadir. Alasannya, keputusan KPU yang mencoret nama capres PKB Gus Dur sudah final dan bukan persengketaan yang harus ditindak lanjuti. Atas tidak hadirnya KPU ini, Koordinator Tim Pembela Gus Dur Iksan Abdullah menilai, tidak hadirnya KPU dalam forum itu merupakan pelecehan demokrasi. KPU juga memperlihatkan sikap arogansi serta kesewenang-wenangan. "Ini sikap yang tak terpuji dan sebuah pelecehan demokrasi," kata Iksan saat dihubungi detikcom, Selasa (25/5/2004).Untuk diketahui, pertemuan segitiga tersebut merupakan inisiatif Panwaslu setelah mendapat laporan dari PKB melalui sejumlah pengacaranya. Inti pertemuan itu untuk memberikan klarifikasi sekaligus mencari jalan tengah persengketaan antara Gus Dur dan KPU. Dalam materi persengketaan itu Gus Dur keberatan karena tidak diloloskan KPU sebagai capres PKB dengan alasan tidak memenuhi syarat kesehatan.Menurut Iksan, sesuai rekomendassi Panwaslu, keputusan KPU yang tidak meloloskan Gus Dur itu memenuhi unsur sengketa sehingga perlu klarifikasi dari kedua belah pihak. Oleh karena itulah sekitar pukul 11.30 WIB di kantor Panwaslu, Gus Dur beserta rombongan pengacara sudah datang. Namun, setelah lama ditunggu, KPU malah tidak nongol. Pertemuan pun batal. Meskipun batal bertemu, Gus Dur tidak kehilangan akal. Ia akan menempuh jalur hukum lainnya dengan mendaftarkan gugatan ke PTUN Jakarta Pusat, mengajukan Judicial Review ke Mahkamah Agung dengan tujuan mendapatkan perlakuan yang seadil-adilnya. Semoga sukses Gus... (dsb/)


Berita Terkait