Tim Kampanye Mega, Wiranto, Hamzah Disetor ke KPUD Bali
Selasa, 25 Mei 2004 13:46 WIB
Denpasar - Pasangan Mega-Hasyim, Wiranto-Gus Solah, dan Hamzah-Agum sudah menyetor tim kampanye tingkat provinsi ke KPUD Bali. Sedangkan pasangan SBY-Kalla dan Amien-Siswono rencananya akan menyetor Rabu 26 Mei 2004."Kami menunggu penyerahan susunan tim kampanye paling lama 31 Mei 2004. Sebab kampanye sudah dimulai 1 Juni hingga 1 Juli 2004," kata anggota KPUD Bali Luh Triniti di Kantor KPUD Bali jalan Tjok Agung Tresna Denpasar, Selasa (25/5/2004).Wakil Bendahara PAN Bali Titi Suarsi Haradi yang ditemui di KPUD Bali menjelaskan, tim kampanye Amien-Siswono masih dalam proses penentuan ketua tim kampanye.Sedangkan tim kampanye SBY-Kalla, menurut Ketua Tim Kampanye Jro Gede Karang Tangkid Suarshana melalui telepon, masih ada perubahan komposisi dan personalia tim kampanye.Tim kampanye Hamzah-Agum diserahkan ke KPUD Bali pada Jumat 21 Mei 2004. Tercatat, M Ali Sahid sebagai ketua, Eddy Suhartono sebagai sekretaris, dan Said Salim sebagai bendahara.Tim kampanye Mega-Hasyim diserahkan Sekretaris DPD PDIP Bali Anak Agung Rai Wirajaya ke KPUD Bali pukul 08.30 WITA, Selasa (25/5/2004). Daftarnya setebal 3 halaman. Tim terdiri dari 25 orang. Menariknya, ada kombinasi antara pengurus dan kader PDIP dan PWNU Bali.Ketua IBG Suriatnaja (PDIP), wakil ketua Ahmad Soepriyanto (NU), sekretaris I Made Arimbawa (PDIP), wakil sekretaris Ni Wayan Kusniari (NU), bendahara Putu Agus Suradnyana (PDIP), wakil bendahara IBK Astawa Manuwaba (PDIP).Tim Wiranto-Gus Solah sebanyak 5 lembar disetor oleh Wakil Ketua DPD Partai Golkar IGK Adiputra ke KPUD Bali pukul 12.30 WITA. Tim yang beranggotakan 57 orang itu hanya diisi orang Partai Golkar.Menurut Adiputra, tim kampanye yang disetor merupakan tim kampanye struktur partai. Sedangkan untuk tim kampanye gabungan antara Partai Golkar, NU, PKPB, dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bali akan dibentuk di luar struktur partai. Partai Golkar juga masih melakukan pendekatan terhadap PKB Bali."Duet Wiranto-Gus Solah tidak akan bisa mengungguli duet Mega-Hasyim di Bali. Mereka kan memiliki struktur yang kuat, didukung para gubernur, walikota dan bupati di Bali," tukasnya."Sedangkan persaingan dengan SBY-Kalla, Golkar hanya kalah sedikit, minimal berdampingan. Tapi yang jelas Golkar menargetkan Wiranto dapat lebih dari perolehan suara Pemilu legislatif sebesar 25 persen," kata Adiputra.
(sss/)











































