Kemah di Tawangmangu, Polda Jateng Bantah MMI Terlibat

Kemah di Tawangmangu, Polda Jateng Bantah MMI Terlibat

- detikNews
Selasa, 25 Mei 2004 12:12 WIB
Semarang - Meski ada dugaan kuat bahwa yang berkemah di Tawangmangu Karanganyar adalah kelompok MMI (Majelis Mujahidin Indonesia), Polda Jateng membantahnya. Ke-35 orang yang digerebek dalam kemah tersebut hanyalah pecinta alam biasa.Kapolda Jateng Irjen Pol Insmerda Lebang menyatakan, dari hasil pemeriksaan selama dua hari, belum ada tanda-tanda yang menunjukkan adanya keterlibatan MMI dalam kasus tersebut. "Saat ini kita masih memeriksa 5 orang secara intensif," kata Lebang seusai Upacara Pelepasan Yonif 407/ Padma Kusuma Kodam IV Diponegoro di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Selasa (25/05/2004).Sebelumnya, lanjut Lebang, seluruh peserta kemah yang berjumlah 35 diperiksa di Mapolda. Jumlah itu menyusut menjadi 12 orang, dan akhirnya hanya 5 orang yang dimintai keterangan. Ia membantah bahwa ke-5 orang tersebut adalah pemimpin kelompok, tapi hanya peserta biasa. Mengenai penggerebekan, Lebang mengatakan masyarakat yang meminta untuk dibubarkan. "Masyarakat tidak mau daerahnya dipakai untuk kegiatan berupa latihan-latihan yang mengarah ke militer. Mereka menolak latihan itu karena daerahnya termasuk kawasan turis di bawah Dinas Kehutanan," papar mantan Gubernur Akpol Semarang panjang lebar.Lebang menegaskan pihaknya tak tahu banyak soal kemah tersebut. Masyarakat sendiri yang melakukan pencegahan dengan menggerebek kemah atas nama Muspika. Aparat kepolisian hanya melakukan pengamanan."Saya sendiri juga tidak tahu ada latihan itu kok. Yang jelas, kemah tersebut tak punya izin kegiatan," demikian Lebang.Keterangan Lebang yang menyatakan MMI tidak terlibat agak unik juga. Sebab pimpinan MMI sudah mengakui bahwa kemah itu digelar oleh organisasinya dalam rangka kaderisasi. (nrl/)


Berita Terkait