Gerindra Ingin Gubernur DKI yang Radikal

Gerindra Ingin Gubernur DKI yang Radikal

- detikNews
Kamis, 03 Mar 2011 15:54 WIB
Gerindra Ingin Gubernur DKI yang Radikal
Jakarta - Partai Gerindra mengaku belum menemukan sosok yang tepat untuk maju dalam Pemilukada DKI Jakarta 2012. Hanya saja, Gerindra berharap orang nomor 1 di DKI ke depan harus lebih bersikap radikal.

"Kita belum ada calon ya, karena kita masih mencari sosok yang kriterianya pantas untuk DKI ke depan. Yang pasti Gerindra mau pemimpin Jakarta ke depan punya jiwa yang sedikit radikal," ujar Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Mohammad Sanusi, saat dihubungi, Kamis (3/3/2011).

Radikal yang dimaksud Sanusi adalah, pemimpin yang berani membuat kebijakan demi Jakarta yang lebih baik sekalipun nantinya itu akan menuai kritik dari masyarakat. Sanusi juga ingin Jakarta ke depan tidak dipimpin seseorang yang populis yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan kelompok semata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi harus tetap rasional. Karena kalau tidak sedikit radikal akan susah itu. Strong leadership lah," katanya.

Untuk diketahui di DKI Jakarta, Gerindra bersama Golkar, Hanura dan Partai Damai Sejahtera tergabung dalam sebuah koalisi yang disebut Panber (panitia bersama). Dalam koalisi ini, nantinya masing-masing partai akan mengusulkan satu nama, yang kemudian akan dipilih menjadi satu nama yang mewakili suara mereka bersama.

"Nah, sesuai komitmen kita bersama di Panbers, kita masih menentukan kriteria orang pantas belum bicara ke satu orang," imbuhnya.

Sekalipun DPD Golkar telah sepakat mencalonkan Prya Ramadhani untuk bersaing di 2012, menurut Sanusi itu bukan suara Panber. Menurutnya, Golkar belum pernah membicarakan itu di dalam Panbers.

"Itu baru sekilas, di Panber belum pernah disampaikan," jelasnya.

Apakah mungkin Gerindra juga akan mendukung Golkar? Sanusi belum bisa memastikan. Yang jelas ketika suara seluruh partai diterima, satu dikerucutkan menjadi satu suara, semua pihak yang ada di Panber akan mendukung.

"Karena kita mengutamakan bersama, yang jelas nantinya akan ada satu nama dari Panber dan itu suaran kita bersama," tegas Sanusi.

(lia/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads