Karyawan PT DI Diizinkan Demo Lagi di Monumen Nurtanio

Karyawan PT DI Diizinkan Demo Lagi di Monumen Nurtanio

- detikNews
Selasa, 25 Mei 2004 10:34 WIB
Bandung - Ribuan karyawan PT Dirgantara Indonesia (PT DI), hari Selasa (25/5/2004) pagi ini akhirnya kembali diizinkan untuk melakukan aksi demo di depan monumen Patung Nurtanio. Sehari sebelumnya, aparat kepolisian memaksa massa untuk bubar dari lokasi itu dan mengarahkannya ke GOR Pajajaran, sekitar 1,5 km dari lokasi tersebut.Ribuan karyawan ini kembali menggelar aksi seperti biasanya di lokasi tersebut. Namun kali ini agak berbeda. Mereka tampak lebih tertib dan teratur dibandingkan hari-hari biasa. Kendaraan bermotor yang mereka pergunakan pun diparkir di tepi jalan, tidak menutupi ruas jalan Pajajaran. Massa yang datang diarahkan untuk berkumpul di pinggir jalan, sehingga arus lalu lintas kendati agak tersendat tetap bisa melalui jalan itu. Mobil orasi yang biasa diparkir tepat di pertigaan Jl Pajajaran di dekat monumen, kali ini juga diparkir agak di tepi. Aparat keamanan dan kepolisian, meski tampak berjaga-jaga juga tidak lagi memasang formasi pagar betis. Pagar berduri yang biasanya dipasang untuk memblokade jalan masuk ke bandara Husein Sastranegara pun kali ini tidak dipasang. Para pengguna jalan menuju ke bandar juga bisa bebas melaju. Sebelumnya, jika ada aksi demo maka mereka yang akan menuju atau meninggalkan bandara Husein Sastranegara Bandung terpaksa harus menggunakan jalan memutar.Sekretaris Umum Serikat Pekerja Forum Komunikasi Karyawan (SP-FKK) PT DI AM Bone kepada detikcom menuturkan bahwa para karyawan memang sejak semula tidak ada niat untuk mengganggu ketertiban umum. "Anda lihat sendiri. Teman-teman saya semua bisa diatur dan tertib," tuturnya.Aksi itu akan tetap dilakukan sampai tuntutan pemenuhan hak-hak normatif karyawan dibayarkan manajemen perusahaan. Selain itu pelaksanaan PHK yang dipaksakan direksi harus segera dihentikan dan dibatalkan.Manajer Humas PT DI Rakhendi Triyatna kepada detikcom sebelumnya menyatakan bahwa meski ada gangguan blokade yang dilakukan mantan karyawan itu, jajaran PT DI tetap memegang komitmen menyelesaikan pekerjaan pada waktunya. "Bahkan karena tingginya komitmen rekan-rekan kami, banyak di antara mereka yang rela datang ke kantor subuh-subuh," tuturnya.Para karyawan ini menurutnya sudah tiba di kantor pada pukul 04.00 WIB secara berkelompok. "Di kantor mereka melaksanakan ibadah subuh, baru kemudian langsung bekerja. Kendati datang begitu awal, mereka pulangnya juga tetap sesuai dengan jam kantor pada pukul 17.00 WIB," papar Rakhendi lagi.Direksi dan manajemen PT DI menurutnya sangat terharu dan menghargai komitmen dan pengorbanan para karyawan ini. "Luar biasa dedikasi mereka. Kendati ada halangan yang begitu berat baik di kantor maupun di rumah, mereka tetap mempunyai komitmen yang tinggi," tuturnya.Karena itu, semua pihak menurut Rakhendi sangat berharap agar kemelut yang terjadi ini bisa disegera diselesaikan sehingga kegiatan usaha dan produksi bisa berjalan normal. (nrl/)


Berita Terkait