Bom Marak Lagi di Ambon
Selasa, 25 Mei 2004 10:39 WIB
Ambon - Selasa (25/5/2004) pukul 09.00 WIT, sebuah bom meledak di Pasar Kaget Batu Meja, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Ambon samping Mapolda Maluku mengakibatkan 6 orang terluka. Dua bom juga ditemukan di tempat lain.Keenam korban dilarikan ke rumah sakit terdekat yakni RS Bakti Rahayu dan RSU DR Haulussy, Kuda Mati Ambon. Beberapa kios tenda tampak ambruk dan aktivitas pasar berhenti total.Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Leonidas Braskan mengatakan, ledakan bom merupakan bentuk provokatif yang dilakukan sekelompok orang yang tidak bertangggung jawab."Jenis bom dan daya ledaknya belum diketahui, masih dalam penyelidikan," ujar Leonidas."Kami akan melakukan pengusutan dan pengejaran terhadap pelaku.Kami meminta warga kota Ambon untuk tidak terpancing dengan isu-isu maupun bentuk provokatif yang dilakukan. Kami telah menerjunkan personel untuk menyelidiki peledakan bom tersebut," imbuhnya.Dua bom lain ditemukan di depan kantor Pajak dan Keuangan serta di depan kantor Sinode Gereja Protestan Maluku, Jalan Patimura. Kedua bom tersebut ditemukan dalam tas plastik berwarna hitam. Tim jihandak Polda Maluku hingga kini masih berusaha menjinakkan bom tersebut.Aparat dari kesatuan Kostrad 413 Solo memblokir ruas jalan Patimura yang merupakan pusat kota. Seluruh kendaraan dialihkan ke Jalan Sultan Chairun yang sempat diblokir posko Anti RMS, Senin (24/5/2004) kemarin.DipulangkanAktivitas masyarakat berjalan normal menyusul peledakan bom di kota Ambon.Hanya saja beberapa perkantoran di Jalan Patimura, seperti kantor gubernur, kantor walikota, pengadilan negeri dan kejaksaan tinggi yang memulangkan pegawainya.Hal yang sama, terjadi pada Universitas Pattimura. Mahasiswa-mahasiswa yang sedang melakukan aktivitas perkuliahan juga dipulangkan.Sebelumnya, ledakan bom terjadi di Kota Ambon, Minggu (23/5/2004) pukul 10.30 WIT, tepatnya di Desa Latta, Kecamatan Baguala. Akibat ledakan itu, satu orang luka berat dan empat orang lainnya mengalami luka-luka ringan. Bom tersebut ditemukan dalam sebuah kaleng biskuit Khong-Ghuan yang berisi tiga bungkus kacang Dua Kelinci dan dua botol bir.
(aan/)











































