Aksi protes itu diharapkan akan diikuti oleh satu juta orang. Demikian seperti diberitakan Press TV, Kamis (3/3/2011). Aksi massal itu bertujuan untuk mendesak Perdana Menteri interim Mesir, Ahmed Shafiq mengundurkan diri.
Pekan lalu, ribuan warga Mesir kembali berunjuk rasa di pusat kota Kairo, ibukota Mesir. Mereka menuntut pemerintahan Mesir untuk benar-benar dibersihkan dari semua sisa-sisa rezim Mubarak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua anggota senior kelompok oposisi Mesir, Ikhawanul Muslimin telah dibebaskan pada 2 Maret kemarin. Atau sehari setelah aksi duduk di depan Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir.
Sementara itu konstitusi baru yang telah mengalami 10 perubahan besar menurut rencana akan dimasukkan ke referendum pada 19 Maret mendatang.
(ita/nrl)











































