Golkar Ancam Gugat Jacob Nuwa Wea, Wiranto Kalem

Golkar Ancam Gugat Jacob Nuwa Wea, Wiranto Kalem

- detikNews
Selasa, 25 Mei 2004 01:34 WIB
Jakarta - Partai Golkar berencana menggugat Menakertrans Jacob Nuwawea terkait isu penggerakan demo mahasiswa antimiliterisme. Tapi sang calon presiden yang jadi sasaran aksi, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, justru terkesan tenang-tenang saja menanggapinya.Wiranto, yang ditemui wartawan usai menghadiri acara silaturahmi dengan DPP Majelis Agama Tao Indonesia di Hotel Red Top, Jl. Pecenongan, Jakarta, Senin (24/5/2004) malam, enggan menanggapi soal ini.Ketika ditanya ancaman Golkar untuk Jacob Nuwa Wea, mantan Panglima ABRI/Menhankam ini malah balik bertanya, "Siapa, siapa yang menggugat?"Ketika didesak dengan pertanyaan yang sama mengenai pernyataan Jacob pada pertemuan 5 Mei, Wiranto tetap enggan menjawab. "Siapa yang menggugat? Apakah Anda, wartawan yang menggugat? Silahkan saja," ujarnya.Anda seakan membiarkan isu anti milter? Begitu pertanyaan wartawan berikutnya. Namun pertanyaan ini tidak sempat dijawab Wiranto karena ia sudah memasuki lift.Dukung WirantoWiranto sendiri hadir dalam acara tersebut untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Tionghoa. Dalam Kesempatan tersebut, Majelis Agama Tao Indonesia memberikan dukungan kepada Wiranto untuk maju dalam pemilihan presiden 5 Juli mendatang.Wiranto yang mendapat gelar Koh Wi dari Ketua Umum Majelis Agama Tao Indonesia, Tsts Kusumo, diminta untuk menghapus Surat Bukti Kewarganegaraan Indonesia (SBKI), apabila ia terpilih mejadi presiden. SBKI dinilai Majelis Agama Tao sebagai bentuk diskriminatf terhadap warga Tionghoa.Menanggapi permintaan itu Wiranto menyatakan masyarakat Tionghoa sudah hidup di Indonesia sejak lama. Menurutnya tidak ada lagi perbedaan dengan masyarakat Indonesia, sehingga tidak perlu lagi ada SBKI."Kita tampung semua aspirasi dari teman-teman semua. Pada dasarnya saya tidak setuju dengan adanya perbedaan. Saya setuju apabila SBKI dihapuskan," demikian Wiranto. (gtp/)


Berita Terkait