Sekjen: Pembubaran PKB Tidak Masuk Akal

Sekjen: Pembubaran PKB Tidak Masuk Akal

- detikNews
Kamis, 03 Mar 2011 07:09 WIB
Jakarta - PKB dinilai bisa dibubarkan jika melanggar konstitusi dengan memecat dua anggotanya, Lily Wahid dan Effendy Choirie (Gus Choi), hanya karena perbedaan pendapat dalam voting angket pajak DPR. Namun, Sekjen PKB, Imam Nahrawi, menilai hal itu tidak masuk akal.

"Nggak masuk akal, apapun alasannya semua partai punya hak mengatur orang-orangnya di dalam. Kalau sudah nggak kerasan ya keluar. Kalau nggak mau keluar sendiri ya dikeluarin, dari pada jadi duri dalam daging," tegas Imam saat dihubungi detikcom, Kamis (3/3/2011).

Imam juga mengeluhkan sikap Lily dan Gus Choi yang menurutnya sudah dalam tahap menjelek-jelekkan partai. Dia meminta keduanya menghentikan sikap tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apapun PKB-lah rumah yang telah mengantarkan mereka menjadi anggota DPR RI dengan segala fasilitas yang diterima. Mereka harus sadar bahwa jutaan warga PKB yang tidak pernah mendapat kenikmatan dari PKB saja tidak pernah mengeluh, menjelekkan dan mengumbar kebencian berlebihan," katanya,

"Semakin mereka bertingkah di luar etika dan fatsun berpartai/berorganisasi, maka Majelis Tahkim akan memperberat dan mempercepat sanksi kepada mereka," kata Imam menambahkan Majelis Tahkim sedang dalam proses memutuskan sanksi bagi Lily dan Gus Choi.

Sementara itu Ketua Fraksi PKB DPR, Marwan Ja'far mengatakan, wacana pembubaran parpol tidak ada hubungannya dengan masalah internal PKB. "Sama sekali tidak ada hubungannya. Baca UU Parpol, UU MK," kata Marwan tanpa merinci aturan yang disebut.

(lrn/ahy)


Berita Terkait