Ulah perwira menengah Polri itu dilakukannya saat akan menggelar konferensi pers kasus narkoba yang berhasil diungkap jajaran Satuan Reserse Narkoba yang dipimpinnya.
Saat akan memberikan keterangan kepada wartawan media harian lokal, sejumlah wartawan media nasional menyodorkan alat perekam ke meja kerja Fajar Nuardimi. Melihat sodoran perekam wartawan, Fajar menolak dengan alasan pernyataannya hanya ingin ditulis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat penolakan tersebut, wartawan berusaha menjelaskan keinginan untuk merekam pernyataan resmi tersebut sehingga tidak mengakibatkan kesalahan kutipan dan pemberitaan. Mendengar penjelasan tersebut, Fajar lagi-lagi menolaknya.
"Tidak, saya tidak mau direkam. Tulis saja," ujar Fajar.
Tidak cukup sampai di situ, Fajar kembali melontarkan kata-kata yang lebih keras. "Saya tidak perlu wartawan untuk merekam, wartawan Radio, saya perlunya media cetak," tambah Fajar yang juga ditujukannya kepada wartawan elektronik radio dan televisi.
Kontan pernyataan Fajar Nuardimi membuat wartawan elektronik dan cetak, meninggalkan ruangannya. Pernyataan Fajar dinilai telah melecehkan wartawan yang sebelumnya diundang menghadiri konferensi pers.
"Itu pelecehan profesi. Seharusnya Kasat (Fajar Nuardimi) tidak membeda-bedakan wartawan karena kita ke sini untuk meliput," kata salah seorang wartawan media nasional Biro Kaltim, Amirullah.
Menurut Amirullah, maksud dari sodoran alat perekam ke meja Fajar Nuardimi agar dalam pemberitaan tidak melakukan kesalahan dalam pengutipan pemberitaan, mengigat kasus narkoba adalah berkaitan dengan persoalan hukum.
"Seperti biasa, wartawan merekam pembicaraan narasumber. Apalagi ini konferensi pers yang digelarnya," tegas Amirullah.
Ditemui terpisah, Kabag Operasional Polresta Samarinda Kompol I Nyoman Mertha Dana hanya bisa menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan.
"Saya menyampaikan permintaan maaf kepada teman-teman wartawan. Tidak ada maksud membeda-bedakan wartawan yang menjadi mitra Polri," kata Mertha Dana.
(lrn/lrn)











































