"Kalau itu baik silakan saja kalau kerjasama itu memang membantu pemberantasan korupsi," kata Priyo di Gedung SMESCO, Jl Gatot Subroto, usai jumpa pers Menyambut Ta'aruf dan Pengukuhan Majelis Pengurus Pusat ICMI Periode 2010-2015.
Dia menyarankan kerjasama apa pun yang menyangkut dengan lembaga seperti FBI, CIA, atau pun Mossad, lembaga negara harus mampu memilah mana yang boleh mana yang tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo tidak menjelaskan kerjasama mana yang boleh dilakukan antara Polri-KPK dengan FBI.
Priyo menambahkan, selama ini FBI dikenal dengan kehebatan upaya penyusupan tanpa ada seorang pun yang tahu gerak-gerik FBI.
"Infiltrasi mereka amat hebat, tidak hanya di film tapi juga di dunia nyata, mereka bisa mengkudeta seseorang tanpa ada satu orang pun yang tahu," kata Priyo yang juga menjabat sebagai Presidum Bidang Polhukam ICMI.
Sebelumnya diberitakan, KPK dan FBI telah melakukan kerjasama secara formal sejak 18 November 2008 di mana pada saat itu ditandatangani nota kesepahaman antara kedua lembaga. Ruang lingkup MoU KPK dan FBI di antaranya pengembangan dan pelaksanaan program-program yang relevan dalam mengatasi masalah korupsi.
Sementara dengan Polri FBI bekerjasama dalam upaya pemberantasan terorisme dan kejahatan trans nasional.
(ahy/nrl)











































