Seniman Palembang Dukung Duet Amien-Siswono
Senin, 24 Mei 2004 19:15 WIB
Jakarta - Sebagian pekerja seni di Palembang tampaknya lebih tertarik memilih pasangan Amien-Siswono dibandingkan pasangan lainnya dalam pemilihan presiden mendatang. Dukungan ini misalnya disampaikan oleh Forum Seniman Sumsel untuk Reformasi Kebudayaan (FSSRK)."Demi mengingat agenda reformasi, yang salah satunya memperbaiki pembangunan kebudayaan di Indonesia yang mandiri, tampaknya pilihan kami lebih mengarah ke pasangan Amien-Siswono," kata Anwar Putra Bayu, koordinator FSSRK dalam perbincangan dengan detikcom di kediamannya, Kenteng Palembang, Senin (24/5/2004).Menurut Bayu, forum seniman itu sendiri merupakan forum diskusi untuk mengkritisi perkembangan politik akhir-akhir ini. Forum ini dibentuk menjelang pemilihan legislatif beberapa waktu lalu. Sebab perubahan politik berkait erat dengan karakter pemerintah dalam membangun kebudayaan."Kami sadar selama Soeharto berkuasa karakter kebudayaan kita menjadi hancur. Saat Habibie, Gus Dur sedikit ada perubahan. Tapi saat Megawati berkuasa tampaknya kebudayaan Indonesia kian menjadi rusak. Buktinya masyarakat kita kian tidak punya rasa malu dan tanggung jawab pada moral diri dan lingkungannya," kata Bayu.Beranjak dari diskusi itu, kata Bayu, dari pasangan capres dan wapres yang ada, pilihan jatuh pada Amien-Siswono. "Seniman juga harus menyalurkan aspirasi politiknya jika ingin adanya perbaikan dirinya dan bangsa ini," tegasnya."Kami percaya Pak Amien dan Siswono mau memperbaiki kondisi kebudayaan kita, dan mendorong iklim berkesenian yang lebih baik ke depan. Misalnya soal anggaran kebudayaan yang saat ini jelas di dalam APBN maupun APBD, serta kebijakan reformis yang dapat mempercepat pertumbuhan karakter kebudayaan Indonesia, " katanya.Bayu mengaku forum mereka ini tidak ada suntikan dana dari Tim Sukses Amien-Siswono. "Kita berdiri sendiri, dan tidak ada deal dengan Timses Amien-Siswono. Tapi kami tidak menolak jika ada pihak yang membantu sejumlah agenda yang kami susun dalam melakukan konsolidasi masyarakat seni dan budaya di Sumsel untuk mendukung mereka," kata penyair dan pekerja teater ini.
(asy/)











































