"Jika mereka menyerang kami, kami siap," cetus Seif seperti diberitakan Sky News, Rabu (2/3/2011). Diimbuhkan Seif, rezim Khadafi juga siap melakukan reformasi-reformasi.
Sebelumnya dalam wawancara dengan stasiun televisi ABC, Seif juga membantah kekerasan yang dilakukan pasukan Khadafi terhadap para demonstran. Menurutnya semua kota di Libya tenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Intinya, ada gap yang sangat besar antara kenyataan dan pemberitaan media," imbuhnya.
Seif juga menolak desakan para pemimpin dunia termasuk Presiden AS Barack Obama agar ayahnya mengundurkan diri. "Pertama-tama, itu bukan urusan Amerika. Kedua, Anda pikir ini solusi? Tentu saja tidak," tegasnya.
Lebih dari seribu orang dilaporkan telah tewas akibat kekerasan yang dilakukan pasukan Khadafi terhadap para demonstran di Libya. Dunia internasional telah mengecam kekerasan tersebut bahkan pemerintah AS dan sekutu tengah mempertimbangkan untuk mengambil tindakan guna membantu menggulingkan rezim Khadafi.
(ita/nrl)











































