PD Tak Khawatir Partai Oposisi Bertambah

PD Tak Khawatir Partai Oposisi Bertambah

- detikNews
Rabu, 02 Mar 2011 14:47 WIB
Jakarta - Presiden SBY menegaskan parpol anggota koalisi yang tidak lagi bersedia mematuhi kesepakatan harus hengkang dari koalisi. Masalahnya bila ada mitra koalisi yang mundur, otomatis kekuatan oposisi di parlemen bertambah dan berpotensi menghambat program pemerintah.

Partai Demokrat (PD) sepenuhnya menyadari risiko tersebut. Tapi tidak terlalu merisaukannya sepanjang pemerintahan SBY konsisten meluncurkan program-program pembangunan pro rakyat.

"Kami tidak takut oposisi. Kami lebih takut kehilangan dukungan rakyat," kata Ketua DPP PD, Amir Syamsuddin, kepada detikcom, Rabu (2/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, dengan dukungan rakyat yang sedemikian besar terhadap Presiden SBY dengan segala program pembangunan pro-rakyat, justru akan sangat sulit bagi pihak oposisi untuk mempermasalahkannya. Setiap kegaduhan politik akan ditanggapi negatif oleh rakyat yang dampaknya dirasakan oleh parpol yang menyulutnya.

"Bila ada program pro-rakyat yang dipersulit di parlemen, rakyat akan tahu parpol mana saja yang mempersulit. Rakyat akan menjadi hakimnya di 2014 nanti," papar Amir.

Lebih lanjut mantan Sekjen DPP PD ini menyesalkan tanggapan sejumlah politisi parpol mitra koalisi terhadap pidato Presiden SBY. Masih saja ada yang memandang enteng penyampaian Presiden SBY dan terus mengeluarkan pernyataan serangan terhadap PD.

"Mereka mengomentari pidato Presiden SBY sebagai kekanakan dan menganggapnya enteng, ini kan bentuk pelecehan baru. Presiden SBY meminta agar tidak ada lagi pernyataan saling serang, tapi kalau mereka memulai ya dengan sangat menyesal kami harus melayaninya," ujar Amir.

(lh/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads