Partai Demokrat (PD) sepenuhnya menyadari risiko tersebut. Tapi tidak terlalu merisaukannya sepanjang pemerintahan SBY konsisten meluncurkan program-program pembangunan pro rakyat.
"Kami tidak takut oposisi. Kami lebih takut kehilangan dukungan rakyat," kata Ketua DPP PD, Amir Syamsuddin, kepada detikcom, Rabu (2/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila ada program pro-rakyat yang dipersulit di parlemen, rakyat akan tahu parpol mana saja yang mempersulit. Rakyat akan menjadi hakimnya di 2014 nanti," papar Amir.
Lebih lanjut mantan Sekjen DPP PD ini menyesalkan tanggapan sejumlah politisi parpol mitra koalisi terhadap pidato Presiden SBY. Masih saja ada yang memandang enteng penyampaian Presiden SBY dan terus mengeluarkan pernyataan serangan terhadap PD.
"Mereka mengomentari pidato Presiden SBY sebagai kekanakan dan menganggapnya enteng, ini kan bentuk pelecehan baru. Presiden SBY meminta agar tidak ada lagi pernyataan saling serang, tapi kalau mereka memulai ya dengan sangat menyesal kami harus melayaninya," ujar Amir.
(lh/asy)











































