Namun aksi itu batal karena kantor PSSI di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2011) dijaga oleh sekitar 200 polisi. Mereka lalu memutuskan untuk memindahkan aksi ke Pintu X Gelora Bung Karno.
Massa yang berasal dari Bonek Surabaya dan Pasti Mania dari Ngawi, Jawa Timur, itu terus menyebut Nurdin Halid sebagai penjahat sepak bola. Mereka meminta Nurdin dan kroni-kroninya ditangkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian massa mengenakan kaos putih bertuliskan 'Revolusi PSSI' di bagian belakang dan sebagian lainnya mengenakan kaos merah bertuliskan 'Tangkap Penjahat Sepak Bola' di depannya.
Spanduk sebesar 3 x 5 meter bertuliskan 'Gulingkan dan Tangkap Nurdin Halid' juga dibentangkan. Di spanduk itu terdapat foto Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, dan Nugraha Besoes yang disilang dengan warnah hijau.
Hingga pukul 13.50 WIB, demo masih berlangsung namun massa mulai bergerak menuju kantor Menteri Pemuda dan Olah Raga yang berada tidak jauh dari Gelora Bung Karno. Sementara petugas polisi masih berjaga-jaga di sekitar lokasi. (ken/nrl)











































