Eks Kajati Jatim Dilantik Jadi Sekretaris Jamdatun

Eks Kajati Jatim Dilantik Jadi Sekretaris Jamdatun

- detikNews
Rabu, 02 Mar 2011 11:39 WIB
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) melantik pejabat baru yang menempati posisi Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Ses Jamdatun). Pelantikan dilakukan langsung oleh Jaksa Agung Basrief Arief.

Pelantikan ini digelar di Sasana Baharudin Lopa, Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (2/3/2011). Hadir pula Wakil Jaksa Agung dan para Jaksa Agung Muda (JAM), serta para pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Kejagung.

Pejabat yang dilantik yakni, Muhammad Farella yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kajati Jatim). Farella kini ditempatkan pada posisi sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Ses Jamdatun).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Posisi yang ditinggalkan Farella, diisi oleh Abdul Taufik yang sebelumnya menjabat Inspektur Pidsus Datun pada Jamwas. Abdul Taufik telah dilantik terlebih dahulu bersama-sama dengan 16 pejabat eselon II lainnya pada 7 Februari lalu.

Setelah diambil sumpah jabatannya oleh Jaksa Agung Basrief, Farella lalu menandatangani berita acara pelantikan. Kemudian Basrief menyematkan tanda jabatan pada dada Farella.

Dalam sambutannya, Basrief berpesan agar Farella mampu menjalankan tugasnya dengan profesional. Dia menekankan pentingnya pelantihan bagi para jaksa di Datun yang berperan sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN).

"Meningkatkan kemampuan jaksa dengan mengikutsertakan pelatihan pelaksanaan kode etik bagi jaksa yang menerima Surat Kuasa Khusus, SKK pemerintah yang terlibat tindak pidana. Di bidang perdata dan tata usaha negara selaku Jaksa Pengacara Negara semakin terus meningkat. Peningkatan ini terlihat dari makin banyaknya masyarakat meminta pelayanan. Pencapaian Jamdatun tersebut hendaknya menjadi spirit," papar Basrief.

Basrief meminta Farella agar menerapkan program reformasi birokrasi Kejaksaan serta mengubah perilaku yang signifikan yaitu transparan, adil dan akuntabel.

"Saya mengharapkan keteladanan dari Saudara selaku pimpinan untuk memberi contoh yang baik kepada bawahan Saudara. Hindari penyalahgunaan wewenang karena selain merusak citra Kejaksaan juga melukai masyarakat," kata Basrief.

(nvc/aan)



Berita Terkait