Cina Mulai Uji Coba Vaksin SARS pada Manusia
Senin, 24 Mei 2004 13:26 WIB
Jakarta - Cina telah memulai uji coba vaksin SARS pada manusia. Ini merupakan upaya terbaru untuk menemukan cara guna melindungi manusia dari penyakit sindrom pernapasan akut dan parah itu.Sebanyak empat orang, berusia antara 20 dan 40 tahun, mendapatkan vaksin yang dikembangkan bersama oleh Kementerian Teknologi dan Sains Cina serta Perusahaan Vaksin Kexing Beijing. Demikian dilaporkan surat kabar Beijing Youth Daily seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (24/5/2004).Keempat orang tersebut merupakan manusia pertama yang menerima vaksin yang telah diujikan ke kambing, kuda dan kera. Pada pengujian terhadap hewan-hewan itu, vaksin terbukti berhasil mencegah binatang tersebut terjangkit penyakit SARS.Empat orang itu akan terus dimonitor oleh Rumah Sakit Sino-Japanese Friendship yang berbasis di Beijing, Cina. Mereka termasuk di antara 36 sukarelawan yang setuju untuk menjadi kelinci percobaan atas vaksin baru ini.Pengembangan vaksin SARS saat ini terus diupayakan secara aktif. Namun para pakar memperkirakan, butuh waktu beberapa tahun sebelum vaksin SARS bisa dikembangkan.SARS pertama kali muncul di provinsi Guangdong, Cina selatan pada akhir tahun 2002 silam. Virus mematikan ini kemudian melanda 32 negara dan menginfeksi sekitar 8 ribu orang serta menewaskan hampir 800 orang. Cina paling parah diserang wabah ini, dengan 349 kematian dan 5.327 penderita.
(ita/)











































