Dilansir AFP, Senin (1/3/2011), gerombolan tersebut membawa senjata api dan granat saat melakukan aksinya. Sebagian korban kini dalam kondisi kritis dan harus dirawat di rumah sakit. Rata-rata gadis yang tertembak berusia 18-20 tahun.
"Kelompok bersenjat membawa dua granat dan mulai menembaki dengan pistol. 15 Mahasiswi terluka, beberapa dalam kondisi kritis," kata Khalid Nasim, polisi senior di kota tersebut.
Belum ada pihak yang bertanggung jawab atas aksi. Namun, dalam beberapa kesempatan, sebuah kelompok radikal pernah merusak ratusan bangunan sekolah yang dibuat khusus perempuan di bagian utara Pakistan.
(mad/lia)











































