Atap Terminal Bandara Paris Ambruk, 5 Orang Tewas
Senin, 24 Mei 2004 11:03 WIB
Jakarta - Sedikitnya lima orang tewas ketika atap terminal di bandar udara (bandara) Charles de Gaulle di Paris, Perancis mendadak ambruk. Selain itu, tiga orang mengalami luka-luka.Pejabat-pejabat terkait Perancis mengatakan tidak ada tanda adanya serangan teroris di balik insiden yang terjadi di ruang tunggu terminal bandara. Korban tewas seluruhnya adalah penumpang pesawat, sementara korban luka adalah petugas polisi yang dipanggil ke lokasi begitu muncul tanda-tanda masalah."Para saksi mata mendengar bunyi retak dan melihat keretakan di atap dan debu-debu yang jatuh," tukas Pierre Graff, presiden Aeroports de Paris yang mengelola bandara, seperti dilansir AP, Senin (24/5/2004). "Mereka tentu saja, segera berlari menjauh. Polisi tiba dan mulai mengevakuasi orang-orang," imbuhnya. Dalam waktu dua hingga tiga menit setelah terdengar bunyi retak, atap terminal pun roboh. Terminal besar tersebut dengan cepat dievakuasi dan ditutup untuk sementara. Akibatnya, beberapa jadwal penerbangan tertunda. Terminal ini kebanyakan digunakan untuk melayani para penumpang maskapai Air France.Presiden Perancis Jacques Chirac meminta penyidik untuk segera memastikan sebab-sebab ambruknya atap terminal. Menurut Menteri Transportasi Gilles de Robien, tidak ada hal yang mengindikasikan adanya serangan teroris dalam peristiwa ini.
(ita/)











































