"Pembicaraan tengah berlangsung dengan mitra-mitra kami di NATO dan lainnya," ujar Duta Besar (Dubes) AS untuk PBB, Susan Rice seperti dikutip kantor berita Reuters, Selasa (1/3/2011).
Namun diplomat AS tersebut menjawab hati-hati ketika ditanya mengenai kemungkinan bantuan militer AS untuk oposisi Libya guna menggulingkan rezim Muammar Khadafi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen menegaskan, NATO hanya akan bertindak sesuai resolusi Dewan Keamanan PBB yang menolak intervensi militer atas urusan dalam negeri Libya.
Di tengah krisis Libya yang berlarut-larut, militer AS telah memindahkan pasukan militernya ke wilayah dekat Libya. Kapal induk USS Enterprise juga telah berputar balik dan kini tengah menuju Libya. Kapal induk AS itu tadinya ditempatkan di lepas pantai Somalia guna merespons upaya pembajakan di perairan internasional tersebut.
(ita/nrl)











































