Capres Yakin Dapat Nomor Hoki

Dari Alasan Logis Sampai Maksa

Capres Yakin Dapat Nomor Hoki

- detikNews
Minggu, 23 Mei 2004 21:02 WIB
Jakarta - Para kandidat mengaku puas dengan nomor urut yang diperolehnya masing-masing. Mereka merasa nomor tersebut merupakan nomor keberuntungan. Ada yang punya alasan logis ada pula yang maksa dengan dipas-paskan.Capres Golkar, Wiranto yang mendapat nomor urut pertama optimis dengan nomor tersebut perolehan suaranya saat Pemilu Presiden akan melimpah. Wiranto punya alasan yang cukup logis, nomor satu mudah diingat."Maknanya yang jelas gampang diingat. Ya mudah-mudahan hokilah," kata Wiranto usai mengikuti undian nomor capres di KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta, Minggu (23/5/2004). Wiranto juga memuji proses undian yang dilakukan KPU yakni dua kali melakukan pengundian. Pertama, undian untuk pengambilan dan kedua, undian untuk nomor urut capres. Dalam dua kali undian itu Wiranto mendapat nomor yang sama. "Saya berkesempatan mengambil nomor urut duluan. Saya ngambil yang paling atas jadi tak memilih. Ternyata dapatnya nomor 1 lagi," jelasnya.Kepuasan juga disampaikan Hamzah Haz. Capres PPP ini merasa nomor 5 yang merupakan nomor buntut merupakan nomor keberuntungannya. Ia mengaku telah memperoleh tanda-tanda. "Ini memang nomor keberuntungan karena PPP nomor 5. Pemilu juga tanggal 5. Pancasila juga ada 5. Benua pun ada 5," katanya.Yakin dengan nomor itu? "Kita serahkan pada Allah," jawab Hamzah yang mengaku sengaja meminta cawapresnya, Agum Gumelar mengambilkan nomor tersebut. Pasangan lainnya, Amien Rais-Siswono Yudo Husodo juga menyatakan bersyukur atas nomor yang dipegangnya. Amien tak mempersoalkan nomor yang diperolehnya karena merasa semua nomor bagus. "Dapat nomor apa pun sama saja buat saya," kata Amien. Sedangkan Siswono menyatakan nomor tersebut akan memudahkan pemilih mencoblos duetnya. "Saya bersyukur dapat nomor 3 karena sesuai dengan bentuk format kertas letaknya nanti akan di tengah. Mudah-mudahan orang juga nyoblos yang di tengah," kata Siswono.Cawapres Partai Demokrat, Jusuf Kalla juga menyatakan puas dengan nomor yang digenggamnya. Partai Demokrat yang sebelumnya berjaya dengan nomor 5, kini mendapat nomor 4. Kalla senang tapi alasannya terasa dipaksakan. "Ya ini benar-benar sesuai harapan saya. Kan sekarang Pemilu tahun 2004. Jadi pas kan?" kata Kalla. Sayangnya Megawati dan Hasyim Muzadi tak berkomentar atas nomor yang diperolehnya. Mega hanya senyum-senyum saat diminta komentar wartawan. Hasyim pun yang biasanya murah komentar ikut diam. Keduanya langsung meninggalkan KPU. (iy/)


Berita Terkait